Bisnis Pulsa: Peluang, Analisa Usaha dan Cara Memulai

Menjalankan bisnis pulsa di era teknologi yang mendukung kecepatan dalam berkomunikasi seperti saat ini, adalah peluang yang menguntungkan bagi siapapun.

Anda tak perlu repot berhenti bekerja atau meninggalkan kegiatan lainnya, karena bisnis satu ini bisa dilakukan di mana saja.

Apalagi saat ini, penggunaan pulsa tak sekadar untuk kepentingan pesan singkat dan telepon saja.

Banyak juga orang yang membeli pulsa untuk mengisi kuota paket data internet demi kebutuhan berselancar di dunia maya.

Ini Alasan kenapa harus bisnis pulsa

Ini Alasan Kenapa Harus Bisnis Pulsa

Jika dilihat dari kebutuhan pasar, berjualan pulsa diprediksi akan terus berkembang seiring kemajuan dunia teknologi.

Ada banyak alasan mengapa Anda harus berbisnis pulsa.

Salah satunya, bisnis ini tidak membutuhkan modal yang super besar. Bahkan, Anda bisa jual pulsa tanpa modal sekalipun.

Perlu Anda ketahui, bisnis pulsa bukanlah suatu bisnis yang sulit dijalankan. Asal mau belajar, bisnis ini pasti bisa mendatangkan profit yang tak bisa dianggap sepele.

1. Prospek Bisnis Pulsa menjanjikan

Bisa dibilang, prospek bisnis jualan pulsa ataupun menjadi agen pulsa sangatlah cerah, menjanjikan, dan juga menguntungkan.

Hal ini berdasarkan pada fakta di lapangan, bahwa hampir setiap orang memiliki satu buah ponsel untuk sarana berkomunikasi.

Bukan hanya itu saja, bisnis pulsa tidak terlalu memerlukan modal usaha yang besar.

Besaran modal untuk memulai usaha satu ini bahkan terbilang minim sehingga sangat mungkin dijalankan oleh orang yang memiliki modal terbatas.

Misalnya saja seperti pelajar, mahasiswa, karyawan, hingga ibu rumah tangga.

2. Analisa Bisnis Pulsa

Sebelum memulai usaha jualan pulsa, Anda harus mengetahui terlebih dulu analisa usahanya, asumsinya, dan modal awal untuk bisnis pulsa ini berapa.

Berikut ini gambarannya secara rinci, perhitungan di bawah ini bisa Anda sesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan modal yang dimiliki.

a. Modal Awal

Adapun rincian modal berjualan pulsa sebagai berikut:

Sewa tempat strategis/bulan Rp               1.500.000
Meja dan Etalase Rp                   800.000
Kursi plastik (4 pcs x Rp 30.000) Rp                   120.000
Ponsel bekas  Rp                   650.000
SIM Card, Aksesoris dll Rp               3.000.000
Spanduk atau banner Rp                   100.000
Listrik /bulan Rp                   100.000
Deposit Pulsa Awal Rp                   350.000
Biaya Promosi Rp                   100.000
Total modal awal Rp               6.600.000

Tenang saja jika Anda terkendala dengan modal, Anda tak perlu mempersiapkan semua hal diatas.

Anda bisa saja hanya menggunakan ponsel pribadi Anda, tanpa sewa tempat, tanpa meja dan etalase, tanpa kursi, tanpa spanduk dan banner, dan tanpa apapun itu.

Hanya dengan ponsel pribadi, Anda sudah bisa memulainya. Dengan begitu modal yang Anda keluarkan pun tidak terlalu besar.

Meskipun demikian, perlahan-lahan nanti penjualan akan semakin bertambah seiring berjalannya waktu dan seiring larisnya toko penjualan pulsa Anda.

b. Biaya Operasional

Biaya operasional ini bisa disesuaikan dengan modal atau budget yang Anda punya, Anda bisa memulainya meskipun dengan hanya modal minim.

Paling tidak Anda harus deposit pulsa senilai Rp. 350.000 terlebih dahulu di awal.

c. Kuntungan

Asumsi keuntungan pulsa Rp.1000/transaksi, dalam 1 hari ada 40 orang pembeli. Jadi, 1000 x 40 x 30 hari = Rp. 1.200.000

Asumsi Keuntungan Pulsa jenis kuota Rp.1200/transaksi, dalam 1 hari ada 25 orang pembeli, Jadi, 1200 x 25 x 30 hari = Rp. 900.000

Asumsi keuntungan pulsa token listrik Rp.2000/transaksi, dalam 1 hari ada 30 orang pembeli. Jadi, 2000 x 30 x 30 hari = Rp. 1.800.000

Asumsi kentungan penjualan aksesoris dan sim card Rp.3000/transaksi, dalam 1 hari ada 15 orang pembeli. Jadi, 3000 x 15 x 30 = Rp. 1.350.000

Dari data diatas maka dapat diperoleh keuntungan per bulan sebagai berikut:

1.200.000 + 900.000 + 1.800.000 + 1.350.000 = Rp. 5.250.000 /bulan

d. BEP (Titik balik modal)

Dari jumlah keuntungan di atas, titik balik modal atau BEP bisa dihitung dengan cara Modal Awal dibagi dengan Keuntungan.

6.600.000 : 5.250.000 = 1,26 bulan atau 38 hari

Dari perhitungan tersebut dapat diketahui, bahwa Anda akan mencapai titik balik modal hanya dalam waktu 38 hari saja, sangat menguntungkan bukan?

Analisa perhitungan diatas masih dalam perhitungan asumsi saja.

Namun dalam pengaplikasiannya tentu perhitungannya pasti berbeda-beda, tergantung dari modal awal yang Anda keluarkan dan lokasi usaha yang ditetapkan.

Cara Memulai Bisnis Pulsa All Operator

Cara Memulai Bisnis Pulsa All Operator

1. Riset Kompetitor

Terobsesi pada kompetitor bisnis bukanlah suatu mindset yang baik bagi seorang pebisnis.

Jika Anda terlalu terpaku pada apa yang dilakukan oleh orang lain, maka visi bisnis yang Anda miliki jadi tak jelas.

Daripada kompetitor, seharusnya Anda lebih fokus pada kebutuhan konsumen dan bagaimana cara memenuhinya.

Meski demikian, bukan berarti Anda harus mengabaikan keberadaan kompetitor begitu saja.

Melalui strategi yang tepat, Anda bisa mengambil berbagai manfaat dari saingan bisnis untuk membuat bisnis Anda sendiri jadi lebih maju.

Anda bisa melakukannya dengan mempelajari kompetitor, mulai dari harga yang ditetapkan, lokasi usaha, fasilitas, hingga pelayanannya.

Hal ini bertujuan untuk mencari celah yang memungkinkan untuk menonjolkan kelebihan bisnis milik Anda sendiri.

2. Menentukan Target Market

Setelah Anda melakukan riset kompetitor, maka selanjutnya adalah menentukan target market.

Anda harus bisa menentukan siapa saja calon konsumen yang jadi sasaran bisnis Anda.

Penentuan target market ini bisa ditentukan berdasarkan beberapa segmentasi, di antaranya geografi, demografi, dan psikologi.

3. Mempersiapkan dan menentukan lokasi usaha

Sebenarnya, di manapun lokasi Anda berjualan, usaha berjualan pulsa bisa dipastikan tetap laris manis.

Itulah sebabnya, berjualan pulsa bisa dilakukan di mana saja tanpa memerlukan tempat usaha.

Namun, apabila Anda ingin menjaring konsumen yang lebih banyak, maka pilih tempat khusus untuk berjualan layaknya konter pulsa.

Carilah lokasi bisnis yang strategis untuk memudahkan konsumen menjangkau konter pulsa Anda.

Lokasi usaha yang paling cocok untuk berjualan, tentu saja di pinggir jalan yang ramai akan lalu-lalang kendaraan.

Jika Anda memperoleh lokasi yang tepat, dipastikan omzet penjualan pun bisa meningkat berkali lipat.

4. Mempersiapkan Modal Usaha

Langkah berikutnya dalam memulai usaha berjualan pulsa adalah mempersiapkan modal.

Adapun modal yang Anda perlukan yaitu, dana deposit dan ponsel bekas.

Jika Anda memiliki keduanya, maka Anda sudah siap mendaftarkan diri menjadi agen pulsa.

Cara menjadi agen pulsa sebenarnya cukup sederhana.

Anda cukup mencari distributor pulsa termurah, tercepat dan terlengkap, kemudian daftarkan diri Anda sebagai salah satu Agennya.

5. Mempersiapkan Sarana, Alat, dan Bahan

Jika semua poin di atas telah dilakukan, maka berikutnya Anda harus menyiapkan sarana dan alat yang dibutuhkan dalam berjualan pulsa.

Beberapa di antaranya, seperti etalase, meja, kursi, rak, hingga ponsel untuk transaksi.

Jika Anda ingin menghemat pengeluaran di awal berjalannya usaha, sebaiknya manfaatkan saja barang-barang yang ada di rumah.

Dengan begitu, pengeluaran Anda tidak semakin membengkak.

6. Penetapan Harga Jual

Menetapkan harga jual juga merupakan salah satu poin utama dalam memulai bisnis pulsa.

Trik yang paling efektif adalah menjadikan harga beli pulsa dari distributor sebagai patokan Anda.

Selain itu, Anda juga bisa melihat harga yang berlaku di pasaran.

Anda boleh menetapkan harga paling murah, tapi jangan menetapkan harga jual di bawah harga distributor karena bisa membuat Anda merugi.

Sebaliknya, jangan pernah menetapkan harga di atas harga pasaran agar Anda tidak ditinggalkan oleh konsumen. 

7. Promosi dan Pemasaran

Media online saat ini telah jadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan seseorang. Oleh sebab itu, Anda sebagai pebisnis pulsa tak boleh melewatkan kesempatan ini begitu saja.

Selain melakukan pemasaran secara offline seperti banner, pamflet dan brosur, Anda juga bisa melakukan promosi dan pemasaran melalui media online.

Salah satu media online yang harus menjadi fokus utama Anda adalah jejaring sosial seperti, Facebook, Instagram, hingga Google Bisnisku.

Jejaring sosial ini memang diyakini banyak pihak sebagai salah satu bentuk strategi pemasaran yang efektif.

8. Scale Up

Salah satu prinsip utama dari mengembangkan bisnis dengan scale up adalah membentuk tim terbaik yang bisa Anda dapatkan.

Akuilah, bahwa Anda tidak bisa melakukan semua hal sendirian.

Ada beberapa hal yang lebih baik dikerjakan oleh orang lain dengan keahlian yang mungkin lebih tinggi dibandingkan Anda.

Dengan membentuk tim bisnis, Anda bisa memanfaatkan berbagai keahlian untuk mengembangkan bisnis itu sendiri.

Hal ini berarti, jika Anda bisa membentuk tim penjualan yang baik, maka Anda bisa meningkatkan penjualan secara signifikan tanpa mengorbankan lebih banyak waktu.

Demikian ulasan Lurus.id mengenai bisnis pulsa yang meliputi peluang, analisa usaha, dan bagaimana cara memulainya.

Semoga gambaran di atas bisa Anda jadikan referensi untuk membangun suatu bisnis sesuai keinginan Anda. Selamat mencoba.

Jangan lupa dibagikan ya!

Tinggalkan komentar

Mohon maaf, konten dilindungi.